Case Background
Perusahaan XYZ adalah perusahaan distribusi alat kesehatan yang berbasis di Jakarta. Di tahun 2022, perusahaan ini mengalami krisis likuiditas akibat penurunan pesanan besar-besaran pasca-pandemi. Beban utang mencapai Rp30 miliar kepada beberapa kreditur besar, termasuk institusi finansial dan pemasok utama. Situasi ini menyebabkan perusahaan menghadapi ancaman kebangkrutan dan potensi PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang).
Solutions
Tim ABP Advocates menawarkan pendekatan strategis untuk menyelesaikan masalah ini:
✅ Evaluasi Cepat dan Negosiasi Aktif Dalam 5 hari pertama, tim ABP menganalisis seluruh dokumen keuangan dan kontrak utang perusahaan.ABP memulai negosiasi intensif dengan 3 kreditur utama untuk mencapai kesepakatan pembayaran yang lebih fleksibel.
✅️ Strategi PKPU Proaktif Alih-alih menunggu keputusan pengadilan, ABP menyarankan Perusahaan XYZ untuk memanfaatkan PKPU sebagai alat restrukturisasi utang.ABP mengajukan proposal restrukturisasi yang mencakup:Penjadwalan ulang pembayaran selama 12 bulan.Pengurangan bunga sebesar 25%.Pembagian aset non-produktif sebagai bentuk pembayaran parsial.
✅️ Penyelesaian Hukum yang Efisien ABP memastikan proses hukum berjalan sesuai tenggat waktu dengan memanfaatkan jaringan pengadilan yang solid.Semua dokumen diselesaikan tanpa penundaan, memberikan perusahaan kepastian hukum lebih cepat.
Results
Setelah 6 bulan, Perusahaan XYZ berhasil keluar dari ancaman kebangkrutan dengan hasil berikut:
⭐ Pengurangan Utang: Total kewajiban utang berkurang 15%, dari Rp30 miliar menjadi Rp25,5 miliar.
⭐ Arus Kas Positif: Dengan pembayaran yang dijadwalkan ulang, perusahaan mampu mencatatkan arus kas positif di kuartal ke-4 2023.
⭐ Reputasi Terjaga: Tidak ada dampak buruk signifikan terhadap hubungan bisnis mereka.
"ABP Advocates benar-benar menyelamatkan bisnis kami. Dengan tim yang cepat, terampil, dan strategis, mereka memberikan solusi yang tidak hanya menyelesaikan masalah kami tetapi juga memastikan kami bisa kembali fokus pada pertumbuhan bisnis." Direktur Keuangan Perusahaan XYZ